Di Duga Ada intervensi dari oknum Camat dan oknum Kabid Dinas PMD dalam pembuatan Website Desa yang kini jadi masalah.

Batang Hari, Corongreformasi.com. miris di tengah hebohnya isu pemberantasan korupsi sampai ke akar akarnya ternyata masih ada oknum Pejabat ASN di Batang Hari yang dengan diam diam mengerogoti uang negara dengan cara tak terduga.

 

Seperti  berita yang elah beredar di sejumlah media online bahkan menurut beberapa sumber berita di media online dana DD yang di grogoti oleh para oknum pejabat ASN  dan  Berkolaborasi dengan sebuah perusahaan mencapai angka 15 juta per Desa untuk membuat sebuah website yang menurut pengakuan seorang Kepala Desa di Batang Hari Website tersebut tak sesuai dengan harapan dan anggaran yang di keluarkan berikut hasil penelusuran media corongreformasi.com yang mencoba bertanya lansung ke  salah seorang Kepala Desa  di kecamatan muara Bulian yang telah merasa di rugikan kades inisial (R).

 

Assalamualaikum tuk, izin apa kabar tuk.. izin mau nanya apakah benar berita yang beredar pembuatan  website Desa ada masalah izin saya mau terbitkan berita.. lalu dengan gamblang dan nada kecewa  Datuk kades berinisial (R) membalas.

 

Lanjutkan wo..gas terus..iko proyek permainan dan titipan atasan..kades banyak yg dak tau…sehinggo harus setor sd.15 juta…

 

Apakah desa Datuk sudah menyetor anggaran tersebut dan sudah menggunakan aplikasi website yang di anggarkan…?

 

(R) Yo wo..setelah stor oleh bendahara, langsung pelatihan setengah hari..lalu aplikasi Web.siades di berikan untuk di instal di laptop desa setelah itu dak ado lagi berita nyo..sampai sekarang aplikasi Web.siades tidak di gunakan secara utuh di desa, hanya pemborosan anggaran..

 

Setau Datuk Apakah semua desa di Batang Hari menganggarkan dan membuat website itu atau hanya sebagian desa …?

 

Informasi nyo tidak seluruh desa wo..kec.pemayung , kec.tembesi dan MSU tidak…krn pk camat nyo tidak intervensi..

 

Menurut Datuk sebagai kepala desa yang menganggarkan proyek tersebut, siapa Dalang di Balik proyek ini tuk…?

 

Di duga dalang nyo dari kabid Dinas PMD, di dukung  dan di eksekusi oleh camat dan kasi.pem silahkan di kembangkan. Ok wo.

 

Apakah ada intervensi dari pihak tertentu sehingga proyek ini dengan kesan di paksakan untuk di lakukan…?

 

Intinyo kades di intervensi agar memasukkan anggaran tersebut ke apbdes supayo mereka dapat melancarkan aksinyo ambil dari dana DD wo.. kata salah seorang kepala desa inisial (R)

 

Menyikapi masalah ini salah seorang tokoh masyarakat  kecamatan Bajubang   (Amir) mengatakan, kami minta aparat penegak Hukum mengambil tindakan serius dan membongkar semua siapa saja yang terlibat dalam permainan ini, (man

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *