Memalukan seorang Oknum dokter dan Scurity di grebek saat Mesum di kamar Kos.

Oplus_131072

Batang Hari_corongreformasi.com.  sebuah Vidio penggerebekan yang di lakukan oleh Satpol PP kabupaten Batang Hari Terhadap Sepasang Oknum Pegawai RSUD HAMBA Kabupaten Batang Hari kini Piral di grup What saf ,

 

 dua pekerja Rumah Sakit Umum Daerah Haji Abdoel Madjid Batoe (RSUD HAMBA) Muara Bulian kabupaten Batanghari,Propinsi Jambi.Kedua oknum terduga perselingkuhan  tersebut diamankan oleh warga RT 25 Kelurahan Rengas Condong Kecamatan Muara Bulian,didalam sebuah kamar kost yang sedang berduaan dengan status diluar nikah, Selasa (15/10/2024)

 

Menurut informasi yang didapatkan oleh tim media ini dari warga mengatakan ,Mereka pasangan kekasih diluar nikah tersebut yang sekarang sudah di amankan oleh Polisi Pamong praja(Satpol-pp).Diduga wanita tersebut adalah sebagai Dokter dan seorang laki-laki yang berkerja sebagai security yang masih aktif berkerja di RSUD HAMBA Muara Bulian.

 

Terkait kasus tersebut kasat Pol-pp Adan melalui kabit trantibum S.Harahap saat ditanya menjawab,Kami mendapat laporan dari masyarakat setempat sekitar jam 01,43 Wib, bahwa ada nya orang yang belum nika sedang berada dalam sebuah kost, sekira jam setengah dua Subuh saya bersama tim lansung menuju ke lokasi yang di infokan, Ya Alhamdulillah warga sekitar tidak ada yang anarkis.

 

“Akhirnya kedua pasangan inisial”NT” dan pasangnya”DN”yang bukan suami istri itu kita aman dan kita bawa kekantor pol pp untuk di ambil keterangannya lebih lanjut,karena orang tersebutkan tidak adanya ikatan pernikahan,”Sebutnya.

 

Tambahnya, Untuk saat ini kedua belah pihak sedang melakukan perundingan, Mereka sekarang ada didalam ruangan pak kasat, disana juga ada warga sekitar ada pak RT,bahkan pemilik kosan juga ada dan ada pihak keluarga.

 

Seorang warga (DA) di  RT 25  kelurahan rengas condong tepatnya di pal 2 lorong cinta damai.   (DA) sebagai warga yang ikut menyaksikan kejadian  saat di (TKP) penggerebekan tersebut mengatakan kejadian memalukan ini  kami harap menjadi pelajaran bagi siapapun, baik itu bagi warga yang status tinggal sementara di kontrakan, maupun masyarakat yang memang tempat tinggal tetap sebagai warga RT 25 jangan sampai mengotori lingkungan kami  kami takut terkena mudarat atas perbuatan mereka kata (DA) terlihat agak kesal. (Man)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *